Penyakit
19 Agustus 2025 13:25:57 by admin
Share this page

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

اَلْحَمْدُ للّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلَامُ عَلىَ اَشْرَفِ اْللأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِناَ وَمَوْلٰنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ, اَمَّا بَعْدُ.

Pada dasarnya, penyakit terbagi menjadi dua, yaitu dzahir (jasad) dan bathin (hati). 

Saat manusia sakit dzahirnya, maka langsung bisa merasakan, dan langsung segera ingin berobat. 

Namun, saat hati yang terkena penyakit, maka biasanya orang lain yang lebih mengetahuinya, dan sulit sekali untuk diajak bertaubat. 

Apa saja penyakit hati? 

Sombong, iri, dengki, dendam, selalu menyalahkan, ingkar janji, dan sejenisnya. 

Riba, menghasilkan banyak penyakit hati, mulai dari sering ingkar janji, sering berdusta, bahkan itu semua diawali rasa sombong Suka pamer dan iri dengan rezki orang lain, sangat terburu2 ingin cepat seperti orang lain. 

Padahal, penyakit dzahir tidak berbahaya dalam islam, tidak ada manusia masuk neraka karena kanker, tumor atau penyakit sejenisnya. 

Justru, penyakit hati lah yang sangat berbahaya, karena bisa menjadi penyebab adanya siksa di neraka.

Sahabat, 

Jika ada orang lain menghujatmu, maka jangan marah dulu, bisa jadi itu cara Allah memberitahumu tentang adanya penyakit di hatimu. 

Mari selalu evaluasi diri, perbaiki, dan menjadilah manusia yang lebih baik di sisi Allah. 

والله أعلمُ بالـصـواب


Oleh : Dwi Agus Wahyudi